Tampilkan postingan dengan label yen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2016

Beli JR Pass

Setelah mendapatkan visa dan mengurus soal uang selama di Jepang, selanjutnya adalah cara membeli JR Pass. JR Pass itu adalah semacam pass "sakti" yang membuat kita dapat jalan-jalan di Jepang dengan menggunakan jalur kereta api JR (Japan Railway). Karena hampir semua kota-kota utama di Jepang dilalui JR ini, makanya jaringan JR Pass sangat luas. Seperti contoh, trip aku ke Tokyo, Osaka, Kyoto dengan day trip ke Kobe, Gala Yuzawa atau Izu Kawazu, maka JR Pass benar-benar-benar kudu dibeli. JR Pass ini ada yang berjangka waktu 7, 14 dan 21 hari. Untuk 8 hari trip, aku pilih yang 7 hari. Soal harga? fantastissss...bandrolnya 29,110 yen atau setara dengan 3.4 jutaan (pakai kurs tukar yen 120). Bagiku, harganya cukup mahal ya...seingatku sih sama dengan biaya transport ke antara kota Eropa yang aku jabanin di 2013. Namun setelah melihat harga satuan sekali jalan antar kota di Jepang (Shinkansen), harga tiket terusan ini terasa "masuk akal" apalagi selama di Tokyo, Osaka, Kyoto,...JR Pass bisa dipake di dalam kota. Tapi ada catatannya ya: ini "masuk akal" untuk kamu yang berpergian antar kota cukup sering kayak kasus aku diatas. Kalau memang kotanya tidak terlalu jauh dan terlalu banyak, lebih baik beli "eceran" saja. Pertimbangan pake JR Pass ini juga didahului oleh riset harga tiket sekali jalan antar kota di www.hyperdia.com Setelah dihitung-hitung, lebih menguntungkan beli JR Pass. Kalau tidak pake JR Pass, pake apa lagi donk? menurutku tergantung kotanya. Karena yang namanya pass di Jepang itu banyak, ada JR Pass, JR East Pass, JR Seishun, Tobu Nikko Tokyo Wide Pass itu semua kalo ke beberapa kota di Jepang ya. Kalo misalnya hanya di satu kota misalkan Tokyo atau Kyoto saja, lebih baik beli tiket terusan harian seperti 1 day Tokyo Subway, Tokyo Metro open ticket, Raku Buss Pass Kyoto dll. Kalau memang mau hemat, lebih baik dari itinerary dicek harga tiket kereta ke tempat-tempat tersebut apakah "balik modal" dengan beli pass atau lebih untung beli eceran. 

Untuk JR Pass, ada beberapa pilihan tempat pembelian. Biasanya sangat direkomendasikan beli di travel agent spesialis Jepang seperti H.I.S Travel atau Jalan Tour. Mesti jeli juga lihat promosi di travel-travel agent tersebut. contohnya, pas jalan jalan di AEON Mall sempat mampir ke H.I.S Travel. Disana ada tulisan promo JR Pass beli 2 gratis sewa wifi portabel 4 hari. Karena tempat kerjaku dekat dengan H.I.S travel Sudirman, cuek aja dengan promo di AEON dan lebih milih ke Sudirman, eh ternyata promo cuma ada di AEON sana....aduh, untung baru telpon. Nah karena pada saat mau beli JR Pass, Yen lagi naik, alhasil JR Pass nya jadi mahal, waktu itu mereka menghargainya Rp. 3,493,200 dikali 2 orang jadi Rp. 6,986,400...waks cukup mahal. Karena itu akhirnya rencana beli tiket di pending dulu sampai nilai Yen membaik. Eh pas iseng-iseng browsing ketemu www.bobobobo.com, website voucher and online shop yang lagi ada promo JR Pass 7 hari jadi Rp. 3,050,000. Pas lihat langsung ngiler karena bisa menghemat sampai 900 ribu untuk dua tiket. Tapi kok agak takut yah beli online dengan harga segitu. Akhinya browsing dulu deh tentang si bobo ini, ternyata nama mereka cukup bagus, dan untuk urusan travel, mereka cukup oke karena konon si owner adalah anak salah satu pemilik travel agent terkemuka..ohhh pantes promo travelnya banyaaak. Yasud cussss lah beli. Caranya: daftar di website mereka, beli (add cart), transfer via ATM/bayar di website pake kartu kredit. Setelah pembayaran dikonfirmasi akan ada email dari mereka untuk menginfokan tanggal perjalanan dan memberikan scan visa dan passport halaman 1. Katanya sih dalam 3 hari bisa langsung diambil di kantor mereka di Menteng. lagi nunggu infonya juga nih! (deg2an). Bagi yang lagi nyari, promonya dari sekarang sampai tanggal keberangkatan 24 Maret 2016. ini linknya http://www.bobobobo.com/id/treat/travel/international/japan/7-day-japan-rail-pass






Senin, 22 Februari 2016

Bawa Uang Berapa ke Jepang?

Untuk post kali ini menggunakan Bahasa Indonesia saja karena yang menukar IDR ke Yen cuma orang kita saja. Setelah semua urusan tiket, visa dan itinerari selesai, berikutnya adalah urusan tukar menukar Yen. Pada dasarnya untuk biaya trip Jepang saya dibagi ke 2 bagian. 


1. Bagian yang dibayar di Indonesia
bagian ini meliputi tiket, JR Pass (cash IDR), Hotel (kartu kredit), portable wifi (kartu kredit) dan tiket masuk Disney atau Universal Study Osaka (Cash). Untuk JR Pass memang harus beli di Indonesia sedangkan untuk tiket masuk Disney atau Universal Studio Osaka karena masa berlaku tiket masuk kalo beli di travel agent sekitar 9-12 bulan. Jadi kalau memang sudah beli tiket namun karena satu atau lain hal ada hal yang menghalangi seperti cuaca tidak mendukung etc., bisa dijual lagi (aduh semoga jadi ya!! Godspeed)

2. Bagian yang dibayar di Jepang
Bagian ini termasuk beli kartu transportasi Suica/Pasmo (untuk hari terakhir di Jepang), Osaka one day pass, Kyoto bus pass, fee ke tempat-tempat wisata dan makan. Untuk trip saya, bagian ini sekitar 5.5 jutaan untuk berdua. Tapi jumlah ini belum termasuk untuk belanja ya...belanja tentu lain posnya (tergantung kesadaran tingkat kekalapan). 

Nah untuk bagian yang ke 2 ini, berarti harus menukar sejumlah uang IDR ke Yen. Ternyata sodara sodara, Yen itu pada saat saya mau beli sekitar bulan Februari 2016, sangat langka yaaa. Jadi bisa tuker yen secara nyicil. Biasanya yang ditukar dalam bentuk 10,000 Yen. Pada akhir Januari 2016, nilai tukar kurangnya 1 Yen= IDR 113.80, eh lama2 naik terus sampai ter mahal 1 Yen=IDR 121. Bedanya lumayan lohhhhh..#pelit#uangnyabisabelikitkat#hematpangkalkaya
patokan kurs biasanya dilihat dulu di www.VIP.co,id, biasanya money changer lain lebih mahal sekitar 9 poin. Mesti pinter-pinter and rajin liat kurs valuta asing...demi menghemat beberapa Rupiah. So far, Money Changer yang harganya sangat bersaing dengan VIP adalah Valuta Arta Mas di Mall ITC Kuningan lantai 1, ini bukan Money Changer saya ya dan ga kenal juga sama yang punya. Entah kenapa disana pasti nilainya bagus....kalau memang lokasi kejangkau bisa dicek ke sana. Kenapa ga beli di VIP money changer secara dia paling murah ? Pertama lokasinya jauh (di Menteng) and yang kedua antrinya kayak antri beras makkkk...bersaing ama mas-mas money changer lain :(

Happy Yen Hunting!


Photo credit to: 2,bp.blogspot.com